Masjid Kristal – Malaysia

Surau.co – Masjid Kristal adalah sebuah masjid yang terletak dalam kawasan Taman Tamadun Islam di Pulau Wan Man, Terengganu. Dinamakan masjid Kristal karena sebagian besar bangunan masjid ini terbuat dari kaca dan baja. Masjid ini memiliki luas 2.146 meter persegi dan berkapasitas 700 jamaah. Selain itu, masjid ini juga dilengkapi dengan sarana teknologi dan jaringan WiFi sebagai akses internet guna membaca al-Qur’an elektronik.

Peresmian Masjid Kristal Malaysia

Masjid Kristal diresmikan oleh Perdana Menteri Dato’ Seri Abdullah Ahmad Badawi. Yang Di-Pertuan Agong, Tuanku Mizan Zainal Abidin bersama-sama Raja Permaisuri Agong, Tuanku Nur Zahirah berangkat ke Peresmian Masjid Kristal di Pulau Wan Man, Kuala Terengganu pada 8 Februari 2008 jam 6.00 petang waktu setempat.

“Bukan hanya sebatas menampilkan keindahan arsitekturnya saja, Masjid Kristal adalah masjid ‘cerdas’ pertama di Malaysia yang terintegrasi dengan Informasi dan Teknologi (IT). Selain itu, seluruh kelistrikan masjid menggunakan sumber listrik yang berasal dari tenaga matahari (solar panel), jadi, selain berbasis IT, masjid in juga ramah lingkungan.”

Di Malaysia, tepatnya di wilayah Trengganu, terdapat sebuah pulau buatan yang bernama Pulau Wan Man, salah satu hal yang menarik dari pulau ini adalah di sana terdapat sebuah masjid yang disebut dengan Masjid Kristal. Bangunan masjid merupakan salah satu bagian dari kompleks Taman Tamadun Islam (Islamic Heritage Park).

Keunikan Masjid

Keunikan dari masjid ini berasal dari eksteriornya yang menarik. Masjid ini dilapisi dengan baja, kaca, dan kristal yang merupakan bahan utama pembangunan masjid ini, karena itulah masjid ini disebut dengan Masjid Kristal. Tampilannya yang ramping dan modern membayang ke permukaan sungai yang berada di sekitar masjid. Interiornya pun sama, penuh dengan kilauan yang berasal dari kubah-kubah kacanya. Masjid ini mampu menampung hingga 1.500 orang.

Dibangun dari sejak tahun 2006 dan selesai tahun 2008, masjid ini secara resmi dibuka pada Februari 2008 oleh Sultan Terengganu, Sultan Mizan Zainal Abidin. Arsitektur masjid ini mengadopsi gaya arsitek Moor dan Gothic. Namun, apabila dilihat lebih detail lagi, beberapa elemen desain masjid ini juga mengadopsi gaya arsitektur khas China.

Di tengah ruangan utama masjid yang menjadi tempat shalat, terdapat sebuah lampu kristal besar yang menjadi salah satu daya tarik dari masjid ini. Pada malam hari, masjid menjadi terang dengan tampilan lampu yang memukau yang dapat mengubah warna kubah dan menaranya menjadi merah muda, hijau, kuning, dan biru.

Masjid Kristal adalah masjid ‘cerdas’ pertama di Malaysia yang dibangun dengan desain infrastruktur yang terintegrasi dengan Informasi dan Teknologi (IT) dan koneksi WiFi, yang memberikan akses kepada pengunjung dengan internet yang difungsikan untuk membaca al-Quran elktronik dari gawainya masing-masing. Selain itu, seluruh kelistrikan masjid menggunakan sumber listrik yang berasal dari tenaga matahari (solar panel), jadi selain berbasis IT, masjid in juga ramah lingkungan.

Pada siang hari, apabila cerah, pantulan sinar matahari membuat masjid ini seolah-olah berwarna kuning, coklat, atau bahkan hitam. Apabila malam hari, dengan efek pencahayaannya yang megah, masjid ini seolah-olah terlihat seperti terapung di atas air. Bukan hanya sekedar tempat ibadah, para pengunjung juga dapat menikmati fasilitas wisata di sekitar masjid, yakni dengan menaiki perahu yang berkeliling di sekitar sungai.

Meskipun termasuk kawasan wisata, untuk masuk ke masjid ini kita tidak perlu membayar apapun. Apabila anda datang di akhir pekan, jumlah pengunjung yang hadir cukup padat.[9] Konon, biaya pembangunan untuk kawasan wisata ini, termasuk masjidnya, memakan biaya sampai 80 juta dollar. Taman Tamadun Islam juga menampilkan replika dari banyak masjid-masjid yang paling ternama dari seluruh dunia.

Untuk mencapai kawasan ini, pengunjung dapat menggunakan pesawat yang menuju Bandara Sultan Mahmud. Apabila menggunakan jalur darat, pengunjung dapat menggunakan bus dari mana pun di wilayah Malaysia atau Singapura.

Baca Juga: Masjid Kristal Khadija – Yogyakarta

Surau.co
Logo
Reset Password
Compare items
  • Total (0)
Compare
0
Shopping cart