Abdullah bin Rawahah; Sosok Penyair Islam yang Jujur | Surau

Abdullah bin Rawahah; Sosok Penyair Islam yang Jujur

Tidak hanya dikenal sebagai penyair, Abdullah bin Rawahah merupakan sosok yang jujur dan tegas.

Suatu ketika, Nabi Muhammad menugaskan Abdullah bin Rawahah untuk mengecek harta benda masyarakat Khaibar untuk keperluan penarikan jizyah (pajak bagi penduduk non-Muslim). Khaibar merupakan tempat tinggal kaum Yahudi. Abdullah bin Rawahah langsung datang ke wilayah tersebut. Di sana, ia memeriksa dan menaksir jumlah kurma yang masih menggantung di atas pohon milik masyarakat Khaibar. Sesuai kesepakatan, masyarakat Khaibar harus membayar pajak karena tinggal di wilayah kekuasaan Islam.

Saat tengah memeriksa jumlah kurma, masyarakat Khaibar mencoba memberi suap kepadanya. Mereka menyerahkan perhiasan dengan harapan Abdullah bin Rawahah mengurangi taksiran dan memberikan keringanan pajak. Demikian yang dikisahkan dalam kitab Akhlak Rasul menurut Al-Bukhari dan Muslim.

Namun, Abdullah bin Rahawah secara tegas menolak suap yang ditawarkan penduduk Khaibar. Ia menegaskan, harta suap adalah harta haram.

“Harta sogokan (risyhwah) yang kalian tawarkan kepadaku adalah harta haram. Kami tidak akan memakannya,” tegas Abdullah bin Rawahah

Baca juga: Abdullah bin Rawahah, Penyair Ulung Kebanggaan Islam

Surau
Logo
Reset Password
Compare items
  • Total (0)
Compare
0
Shopping cart