fbpx

Mengarungi Samudra Kemuliaan 10 Imam Qira’at

Rp200.000

23 in stock

Category: Tag:

Description

Karya : Moh. Fathurrozi, Lc, M.Th,I. & Rif’iyatul Fahimah, Lc, M.Th,I

Kata pengantar

Dr. KH. Ahsin Sakho’ Muhammad, MA.

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء و المرسلين وعلى أله وأصحابه أجمعين.

Membaca Al-Qur’an merupakan salah satu ibadah kepada Allah SWT,. karena yang dibaca adalah kalam-Nya. Oleh sebab itu, ketika membaca Al-Qur’an, maka seakan-akan kita sedang berdialog dengan pemilik kalam, yaitu Allah SWT.

Semua ayat dalam Al-Qur’an berbahasa Arab dan Nabi Muhammad SAW selaku penerima wahyu dari Allah SWT, mengajarkan kepada para sahabatnya sebagaimana orang Arab berbicara, yaitu menyampaikan dengan menggunakan bahasa Arab yang baik (fusha). Kemudian, cara belajar membaca Al-Qur’an harus dengan talaqqi, yakni belajar dan menerima dari seseorang yang memiliki transmisi sanad mutawatir hingga sampai kepada Nabi Muhammad Saw,. karena membaca Al-Qur’an itu berbeda dengan membaca teks yang lain.

Pada dewasa ini, seperti yang disampaikan oleh Imam Ibnu al-Jazari (L.751- W. 833 H), qira’at yang shahihah itu tinggal sepuluh qira’at. Artinya sepuluh qira’at ini telah dinyatakan sebagai qira’at yang sah dan mutawatirah. Nama-nama pemilik qira’at tersebut adalah; Pertama, Imam Nafi’ bin Abdurrahman (w. 169 H). Kedua, Imam Abdullah bin Katsir (w. 120 H). Ketiga, Imam Abu Amr, Zabban bin Al-Ala’ Al-Bashri (w. 154 H). Keempat, Imam Abdullah Ibnu Amir Al-Syami (w. 118 H). Kelima, Imam Ashim bin Abi Al-Najud Al-Kufi (w. 128 H). Keenam, Imam Hamzah bin Al-Zayyat (w. 156 H). Ketujuh, Imam Ali bin Hamzah Al-Kisa’i (w. 189 H).

Selain tujuh Imam di atas, Imam al-Jazari menambahkan tiga Imam, yaitu: Kedelapan, Imam Abu Ja’far bin Yazid al-Qa’qa’ al-Madani (w. 130 H). Kesembilan, Imam Ya’qub bin Ishaq al-Hadhrami (w. 205 H). Kesepuluh, Imam Khalaf bin al-Bazzar al-Asyir (w. 229 H). Oleh karena itu, apabila seseorang membaca dengan qira’at dan riwayat mana pun, selama masih dalam koridor qira’at sepuluh, maka dia telah membaca Al-Qur’an dengan benar. Hanya saja, pada masa sekarang ini, riwayat Imam Hafs yang paling mendapatkan tempat di hati kaum muslimin di seluruh dunia Islam, sekitar kurang lebih 3/4 kaum muslimin di dunia menggunakan dan membaca riwayat ini. Padahal riwayat-riwayat yang lain tidak kalah dengan riwayat Imam Hafs, baik dalam hal fashahah maupun yang lainnya.

Dengan adanya arus globalisasi, jarak antara negeri Islam yang satu dengan yang lain semakin terasa dekat, sehingga kita tahu bahwa pada saat ini, riwayat yang berkembang di dunia Islam tinggal empat saja. Pertama, riwayat Imam Hafs, riwayat ini menempati rangking pertama, kira-kira 3/4 dunia Islam menggunakan riwayat ini. Kedua, riwayat Imam Warsy, riwayat ini banyak dijumpai di Afrika Utara. Ketiga, riwayat Imam Qalun, riwayat ini dibaca dan dipelajari di Libya, Maroko. Bahkan mushaf mereka juga ditulis dengan riwayat Imam Qalun. Keempat, riwayat Imam al-Duri dari Abu Amr al-Bashri, riwayat ini masih dibaca dan dipelajari di Sudan. Sementara di seluruh Asia, seperti: Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Asia Selatan seperti: India, Pakistan, Bangladesh dan Turkey, bahkan di dunia Arab sendiri hampir semuanya menggunakan riwayat Imam Hafs.

Terhadap upaya yang dilakukan oleh al-Akh, Moh. Fathurrozi ini yaitu menyusun sebuah buku tentang perjalanan hidup 10 Imam Qira’at adalah usaha yang mulia dan bagus, karena bertujuan untuk memperkenalkan kepada khalayak masyarakat tentang riwayat-riwayat yang shahihah dan mutawatirah daripada Imam-Imam ahli Qira’at. Semoga upaya yang dilakukan oleh Al-Akh, Moh. Fathurrozi mendapatkan qabul dari masyarakat dan menjadi berkah, hingga dengan demikian kaum muslimin di Indonesia terutama para komunitas Al-Qur’an itu “melek” terhadap qira’at yang lain. Saya kira jika semakin banyak kegiatan dan pengajaran ilmu qira’at di Indonesia itu akan semakin bagus.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Additional information

Weight200 g

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Mengarungi Samudra Kemuliaan 10 Imam Qira’at”

Your email address will not be published.