Masjid  

Keindahan Geometris Masjid Nasir Al-Mulk, Iran

Keindahan Geometris Masjid Nasir Al-Mulk, Iran - Surau.co
Ilustrasi: Wallpaperbetter

Surau.co – Masjid Nasir al Mulk, yang berlokasi di Shiraz, Iran, yang seperti dilapor Mehr News disebutkan telah menarik perhatian banyak turis. Pasalnya, masjid satu ini hadir dengan desain yang tidak biasa, hadir dengan desain yang begitu cantik. Berkat lampu alami penuh warna yang dibentuk oleh jendela kaca patri yang melewati sinar matahari dalam bentuk geometris yang indah.

Masjid yang merupakan salah wujud arsitektur Islam yang indah ini dibangun selama dinasti Qajar pada akhir abad ke-19. Di mana setelah melewati masa pembangunan yang tidak sebentar, yakni tepatnya 12 tahun konstruksi, selesai pada tahun 1888 di bawah perintah penguasa Qajar Mirza Hasan Ali yang dijuluki ‘Nasir al Mulk’. Maka dari itu, nama masjid full color ini adalah masjid ‘Nasir al Mulk’.

Adalah Mohammad Hasan-e-Memar dan Mohammad Reza Kashi-Saz-e-Shirazi, dua sosok desainer jenius di balik desain cantik masjid warna-warni ini. Keduanya menempatkan kaca berwarna yang luas di bagian depan masjid. Selain itu, juga tidak ketinggalan memajang elemen tradisional lainnya seperti desain Five Concaved serta pemakaian beberapa ubin warna merah muda yang cukup besar untuk desain interiornya.

Sebagaimana disitat Aboutislam, Selasa (23/7/2019), tidak hanya sekedar cantik dari segi tampilan visual, masjid yang berdiri di atas area seluas 2890 meter persegi ini bisa dibilang adalah salah satu masterpiece di bidang seni Islam.

Didirikan dengan dekorasi berupa hiasan ubin tradisional Islam dan muqarnas (sebuah bentuk ornamen kubah dalam arsitektur Islam), dua buah shabestan yaitu ruang bawah tanah yang biasanya ada dalam arsitektur tradisional masjid, rumah, dan sekolah di Persia kuno yang biasanya digunakan selama musim panas.

Dikenal juga sebagai Persia, Iran adalah sebuah negara terbesar kedua di kawasan Timur Tengah yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Karenanya melihat masjid dengan mudah di Iran bukanlah sebuah keanehan, selayaknya yang terjadi di Lombok atau Jakarta.

Di antara berbagai masjid indah yang berada di Iran, ada sebuah masjid menawan yang menjadi salah satu spot populer dan Instagramable. Bernama Nasir al-Mulk, masjid yang dijuluki juga sebagai Pink Mosque ini berdiri dengan tegak selama hampir 150 tahun di Kota Shiraz.

Nasir al-Mulk merupakan sebuah masjid tradisional yang dibangun sekitar tahun 1876 atas perintah Mirza Hasan Ali atau yang dikenal sebagai Nasir ol Molk. Ia adalah seorang penguasa pada masa pemerintahan Dinasti Qajar. Dinasti Qajar adalah dinasti yang memerintah Iran sejak tahun 1785 hingga 1925.

Menghabiskan waktu selama kurang lebih 12 tahun, masjid Nasir al-Mulk didesain oleh Mohammad Hasan-e-Memār, seorang arsitek Iran, dan Mohammad Rezā Kāshi-Sāz-e-Širāz. Sedangkan untuk konstruksinya dilakukan dibawah perlindungan Endowment Foundation of Nasir ol Molk, yang juga milik sang penggagas.

Dinamai sebagai Pink Mosque, Nasir al-Mulk memiliki banyak ubin dengan nuansa warna merah muda yang menyelimuti langit-langitnya. Lalu dindingnya dihias pula dengan menggunakan kaca patri dalam berbagai warna dan corak yang ditata sedemikian rupa.

Menariknya lagi, pada pagi hari, ketika matahari baru memulai memunculkan sinarnya, kamu akan melihat pendar berwarna-warni dari kaca patri menembus masjid dan menyinari karpetnya.

Bagi kamu yang memiliki kesempatan berkunjung ke Iran, menyambangi Nasir al-Mulk harus menjadi salah satu kegiatan dalam daftar perjalananmu. Pasalnya, dengan mengunjungi masjid ini kamu bisa merasakan sendiri sensasi beribadah di karpet khas Persia sambil ditemani sinar warna-warni yang indah. Membuatmu seakan berada di negeri dongeng.

Selain itu, kombinasi warnanya juga unik. Perpaduannya mirip dengan sinar pelangi yang datang dari berbagai arah. Tapi keindahan ini hanya bisa kamu temukan pada pagi hari, karena di siang hari sinar matahari telah berada tepat di atas gedung.

Saking indahnya, dalam perjalanannya, penulis buku ‘The Naked Traveler’ Trinity juga menyempatkan diri untuk menikmati keindahan Nasir al-Mulk. Ia melihat sendiri bagaimana excitement para pengunjung yang datang menyambangi Pink Mosque tersebut mengambil foto dalam berbagai angle untuk dipamerkan di feed Instagramnya.

Bagi Trinity, Nasir al-Mulk menghadirkan keindahan yang magis lewat dekorasi kaca patrinya. Ia bahkan membiarkan dirinya ‘terhipnotis’ dengan keindahan yang dihasilkan masjid yang dijuluki Pink Mosque itu.

Keindahan Nasir al-Mulk juga tak hanya terlihat dari bagian interiornya saja, tetapi juga eksteriornya. Dari luar, kamu bisa melihat dindingnya yang melengkung indah dengan langit-langit tinggi, khas Timur Tengah.

Lalu, di bagian tengah masjid, kamu akan menemukan sebuah ruang terbuka, lengkap dengam kolam berbentuk persegi panjang dan dikelilingi oleh bunga-bunga.

Baca juga: Keunikan Masjid Agung Djenne, Mali