Gus Dur Sudah Jadi Presiden, Hanya Punya 2 Jas Kusut

Gus dur Cuma Punya 2 jas lusuh saat jadi presiden
Gus dur Cuma Punya 2 jas lusuh saat jadi presiden

Surau.co – KH. Abdurahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur memiliki gaya hidup yang sangat sederhana. Sebelum maupun selama menjadi presiden Indonesia, penampilan sederhananya masih menghiasi pribadi Gus Dur. Seperti halnya yang diceritakan oleh Priyo Sambodho, seorang staff kepresidenan RI di masa Gus Dur menjadi presiden.

Dikisahkan waktu itu akan dilaksanakannya agenda sesi foto presiden di salah satu ruangan Wisma Negara komplek istana keprisidenan. Foto tersebut menjadi karya resmi gambar presiden yang akan disebarkan ke publik.

Biasanya foto ini oleh masyarakat Indonesia dipajang di dinding sekolahan, perkantoran maupun rumah-rumah warga. Dalam melaksanakan sesi foto ini, persiapannya sudah dikerjakan oleh staf presiden Priyo Sambodho tiga hari sebelumnya.

Gus Dur Presiden ke 4 RI
Gus Dur Presiden ke 4 RI

Setelah beliau selesai berdandan mengenakan jas hitam, beberapa kali pula staff kepresidenan mengarahkan beliau agar tercipta gambar yang bagus. Setelah dilihat hasilnya, nampak kusut dan kurang rapi jas yang beliau kenakan. Staf kepresidenan berusaha merapikan jas Gus Dur menggunakan tangannya.

Menurut Priyo Sambodho,  pada saat itu meskipun sudah menjadi presiden, Gus Dur hanya memiliki dua jas saja. Bayangkan orang nomor satu di negeri Indonesia ini hanya memiliki dua jas, ditambah lagi jas miliknya sangat kusut. Begitulah sederhananya cara penampilan beliau.

Dua jas tersebut sangat kusut dan kurang rapi. Memang jas beliau ini bukan jas baru dan bukan jahitan taylor mahal pasar baru atau kota. Akan tetapi jahitan dari taylor tanah abang.

Keberhasilan seorang pemimpin diukur dari kemampuan mereka dalam menyejahterakan umat yang mereka pimpin.Quotes Gus Dur

Karena berusaha merapikan menggunakan kedua tangan tidak membuahkan hasil. Akhirnya staff presiden izin untuk menyetrika jas beliau terlebih dahulu. Gus Dur pun menyetujui kalau jas beliau harus disetrika terlebih dahulu yang membuatnya rela untuk menunggu.

Wajah beliau tidak menunjukan ekspresi kekecewaan, kekesalan maupun marah lantaran kurangnya persiapan yang dilakukan oleh staf presiden.

[wpsm_ads2]

Justru beliau dengan santainya ngobrol bersama putrinya, Yenny Wahid. Dari raut wajahnya tidak menunjukan ekpresi kekecewaan. Ketika jasnya Gus Dur hendak disetrika ternyata kabel colokannya kurang panjang sehingga tidak sampai pada stop kontak.

Melihat kekacauan yang bertubi-tubi membuat staf kepresidenan berkata dalam hatinya “jika yang menjadi presiden bukan Gus Dur pasti saya akan mendapatkan hukuman”. Setelah menemukan kabel stop kontak yang agak panjang akhirnya jasnya Gus Dur bisa untuk dirapikan.

Staf presiden sangat tidak enak dengan Gus Dur, karena telah membuatnya menunggu sangat lama. Ketika sudah selesai merapikan jas Gus Dur, sesi foto dilakukan kembali. Kali ini hasilnya sangat sempurna.

Mulai sekarang kalau melihat foto resmi presiden Gus Dur mengenakan jas dengan gagah, ingatlah peristiwa ini. Hikmah dari kejadian ini adalah jangan bertanya jas apa yang diberikan negara kepadamu, tetapi bertanyalah apa yang bisa kamu berikan terhadap negaramu.